This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Bekal Pikiran di Blog Rijal

Jika yang kau cari uang maka kamu mendapat uang, jika mencari tahta maka mendapat tahta, tapi jika yang kamu cari adalah Allah, maka Dunia ada di GENGGAMAN kita

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label KMB (Keperawatan Medikal Bedah). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KMB (Keperawatan Medikal Bedah). Tampilkan semua postingan

Senin, 23 April 2012

SINDROM KORONER AKUT

SINDROM KORONER AKUT Meliputi : Angina pektoris tidak stabil IMA – non ST elevasi IMA – ST elevasi Faktor resiko PJK utama: - Diabetes Mellitus - Hipertensi - Total kolesterol yang tinggi - Kolesterol-HDL yang rendah - Merokok - Meningkatnya usia Faktor resiko PJK yg lain: - Obesitas - Inaktifitas fisikRiwayat keluarga dg prematur PJK(Genetik) - Hipertrigliseridemi - Partikel LDL kecil (small LDL particles) - Peningkatan serum homosistein - Peningkatan serum lipoprotein (a) - Abnormalitas beberapa faktor koagulasi
Unstable.jpg Atheroschleritic pluq rupture.jpg Dasar diagnosis SKA - Gejala klinis berupa nyeri dada - Gambaran elektrokardiografi - Evaluasi biokimia dari enzim jantung Studi Diagnostik - WBC : Leukositosis (10.000-20.000 mm3) hari ke 2 karena inflamasi) - Cardiac iso enzym: -CKMB ? specific menentukan kerusakan otot jantung (> 10 u/L) Meningkat dalam : 4 – 8 jam Puncak dalam : 24 jam Normal dlm : 72 jam KELUHAN UTAMA SINDROM KORONER AKUT Sakit dada atau nyeri ulu hati yang berat, asalnya non-traumatik, dengan ciri-ciri tipikal iskemia miokard atau infark Nyeri dada seperti ditekan dibagian tengah/substernal, sakit seperti diremas, rasa sesak, berat/tertimpa beban, kram, dicengkeram, terbakar, sakit perut yg tdk dpt dijelaskan, sendawa, nyeri ulu hati, penjalaran ke leher, rahang, bahu punggung atau 1 atau ke 2 lenganDisertai sesak, mual dan/atau muntah, berkeringatPalpitasi., nadi ireguler, atau dicurigai aritmia Start ECG10 menit PENANGANAN PENDERITA SKA - Terapi antiiskemia - Terapi antiplatelet - Antitrombotik ( ATS/NSTEMI ) - Stratifikasi resiko yang berkelanjutan - Penggunaan Prosedur Invasif Trombolisis / Fibrinolisis (IMA/STEMI) Therapi ACS : HOSPITALISASI - Therapi anti iskemi - Nitrat - Penghambat Beta - Antagonis kalsium - (Pain killer) - (Tranquilizer) 2. Antiplatelet and antikoagulan - Aspirin,Ticlopidine, Clopidogrel - Derivat Heparin 3. Fibrinolitik 4. Revaskularisasi koroner (PCI, CABG) Dosis obat pada SKA Oxygen 4 l/mnt (pertahankan SaO2>94%) ASA 160-325 mg dikunyah NTG SL : 0,3-0,4 mg Clopidogrel 300 mg po load, lanjut 75 mg QD LMWH 1 mg/kg SQ BID (Enoxaparin) 2,5 mg SC tiap 24 jam (Fondaparinux) UFH inisial bolus 60 unit/kg (max 4000 U) lanjut 12 unit/kg/jam (max 1000 unit/jam) target APTT 50-70 detik Morfin STEMI : 2-8 mg IV UA/NSTEMI : 1-5 mg IV Betabloker REKOMENDASI Pasien - Keluhan chest pain - Diagnosis cepat tepat - Hilangkan nyeri - Resusitasi - CVCU  tenaga terlatih Dokter Umum - Defibrilator, trombolitik - Tindakan emergensi - Perawatan pasca RS / rehabilitasi Perawat - Terlatih : BCLS - ACLS - Koordinasi ambulans Kardiologis - Diagnosis terapi - Program pemeriksaan - Penetapan rehabilitasi - Koordinator : - Dokter ahli - Tenaga medis - Pasiens - Pasien

Selasa, 30 November 2010

Sistem Urinaria
Ginjal
Ureter
Vesica Urinaria
Urethra

Fungsi Ginjal
Mengatur keseimbangan cairan tubuh
mengatur keseimbangan Osmotik dan ion optimal dalam tubuh
Pengaturan konsentrasi garam & asam basa
Ekskresi bahan buangan dan hasil metabolisme
Fungsi hormonal & metabolisme

Komposisi Urin Normal
Air (96 %)
Larutan (4%)
Larutan Organik (Urea, amoniak, creatinin, uric acid )
Larutan An Organik (NaCl, Potassium, Sulfat, Mg, Phospor)

Faktor yang mempengaruhi
Tingkat Pertumbuhan & Perkembangan
Toilet Training

Kesiapan :
Fisik :
Kesiapan volunter spincter ani/urethra
Mampu kencing minimal 2 jam
kemampuan motorik (kasar,halus)

Mental
Mengenali dorongan miksi/defekasi
Kemampuan berkomunikasi (verbal/non verbal)
Kemampuan kognitif
Kesiapan Orang Tua :
Mengakui tingkat kesiapan anaknya
Mampu meluangkan waktu
Tidak ada stress dalam keluarga

-Stress Psikologis
Makanan & Cairan
Kebiasaan Hidup/Pola Hidup
Hal yang Fisiologis
Tingkat Aktifitas
Kondisi patologik
Medikasi/Obat-obatan

PROBLEM UMUM SISTEM URINARY
Anuria
Dysuria (Stranguria,alguria)
Glukosuria
Eneuresis
Kapasitas VU Bladder yang iritabel
Suasana emosional yang tidak menyenangkan dirumah
Persepsi orang tua
ISK
Koping Anak

-Hematuria
Incontinentia Urine : Ketidaksanggupan sementara/permanen otot spincter eksternal
Penyebab : Aging Process, pembesaran kelenjar prostat, trauma sumsum tlg belakang. Spasme VU, menurunnya kesadaran, Obat-obatan (narkotik sedative)
Jenis ;Stress I & Urgent I

Oliguria : Berkurangnya produksi Urine (100-400 ml/24 jam)
Proteinuria
Albuminuria
Poliuria
Pyuria
Urinary Supression mendadak henti
Rettensio Urine : Penumpukan urine dalam VU & ketidaksanggupan mengosongkan sendiri

Penyebab
Operasi pada abdomen bawah, pelvis, VU, urethtra
Pembesaran kelenjaar prostat
Striktur urethtra
Trauma sumsum tulang belakang

Tanda: daerah pubis tak nyaman, distensi VU, tak sanggup bak,intake output tak seimbang